KEBERADAAN BURUNG DAN PENGGUNAAN HABITAT DI KAWASAN PANTAI KECAMATAN SYIAH KUALAKOTA BANDA ACEH

Penulis

  • Abdullah .

Abstrak

Penelitian keberadaan burung dan penggunaan habitat di Kawasan Pantai Gampong Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh, telah dilakukan pada bulan November 2012. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jumlah spesies burung yang hadir, (2) sumber daya yang digunakan dan, (3) waktu kunjungan tertinggi dari spesies burung. Metode yang digunakan adalah metode jelajah, analisis data untuk jumlah kehadiran burung menggunakan frekuensi kehadiran dan untuk tingkat penggunaan habitat digunakan persamaan tingkat penggunaan habitat. Hasil penelitian pada pengamatan I ditemukan 9 spesies, pada pengamatan II 8 spesies dan pada pengamatan III 8 spesies. Sumber daya yang digunakan terdiri dari fauna seperti kepiting capit satu dan flora seperti tumbuhan biduri dan pohon cemara. Waktu kunjungan meliputi pagi hari dan sore hari. Kesimpulan diperoleh adalah jumlah spesies burung yang mengunjungi Kawasan Pantai Gampong Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh adalah 15 spesies, sumber daya yang mendukung kehadiran burung adalah tersedianya makanan, tempat istirahat, tempat tidur, dan tempat berbiak. Sebagian besar waktu digunakan untuk mencari makanan.

 

Kata kunci: kehadiran burung, penggunaan habitat, waktu kunjungan

Referensi

Anonymous. 2012. Lahan Basah. (Online, http://id.wikipedia.org/wiki/Lahan_basah. diakses 3 Mei 2012).

Christian. 2011. Jenis Burung Migran di Eustarium Wonorejo sebagai Indikator Terhadap Perbahan Lingkungan. Wonorejo Rungkut Surabaya.

Elfidasari. 2006. Lokasi Makan Tiga Jenis Kuntul Casmerodius albus, Egretta garzetta, dan Bubulcus ibis di Sekitar Cagar Alam Pulau Dua Serang, Propinsi Banten. Volume 7, Nomor 2 (Online),(https://docs.google.com, diakses 3 Desember 2012). Yogyakarta: Fakultas Biologi UGM.

Elfidasari. 2006. Populasi dan Habitat Burung Merandai di Rawa Jombor Jawa Tengah [Laporan Penelitian]. Volume 7, Nomor 2. Yogyakarta: Fakultas Biologi UGM.

Fachrul, Melati, Ferianita. 2007. Metode Sampling Bioekologi. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hadinoto.2012. Keanekaragaman Jenis Burung di Hutan Kota Pekan Baru. Jurnal Ilmu Lingkungan. ISSN.1978-5283.

R. 2009. Perbandingan Keanekaragaman Burung pada Pagi dan Sore Hari di Empat Tipe Habitat di Wilayah Pangandaran, Jawa Barat. VIS VITALIS, Vol 02, No 1. Jakarta: Fakultas Biologi Universitas Nasional Jakarta.

Heri. 2011. Keragaman Burung Pantai pada Berbagai Tipe Habitat Lahan Basah di Muara Cimanuk Jawa Barat. Bogor: ITB.

Jarulis. 2007. Burung-Burung di Kawasan Taman Wisata Alam Pantai Panjang Kota Bengkulu.(Online),(https://docs.google.com, diakses 5 Desember 2012). Universitas Bengkulu: Indonesia.

Mackinnon, J., K. Philips dan Bas Van, B. 2000. Burung-Burung Di Sumatra, Jawa, Bali dan Kalimantan (Termasuk Sabah, Serawak, dan Brunei Darussalam)[LIPI-Seri Panduan Lapangan]. Bogor: Puslitbang Biologi-LIPI.

Mustari, AH. 1992. Jenis-jenis Burung Air di Hutan Mangrove Delta Sungai Cimanuk Indramayu Jawa Barat.[Jurnal]. Media konservasi: Vol IV. No.1. hal39-46.

Nurmansyah, I. 2009. Pengaruh Vegetasi Mangrove Terhadap Keberadaan dan Keanekaragaman Jenis Burung Air di Suaka Margasatwa Pulau Rambut. (Online. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/20100. diakses 3 Agustus 2012).

Wisnubudi, G. 2009. Penggunaan Strata Vegetasi oleh Burung di Kawasan Wisata Taman Nasional Gunung Halimun-SalakVISVITALIS Vol, 02 No 2. Jakarta: Fakultas Biologi Universitas Nasional Jakarta

##submission.downloads##

Diterbitkan

2016-01-12