PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BANK DI KELAS X SMA NEGERI 3 BIREUEN

Penulis

  • Dewi Santriani Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Almuslim-Bireuen
  • Marwan Hamid

Abstrak

ABSTRAK

 

Penelitian ini berjudul perbandingan model pembelajaran think pair share dan konvensional terhadap hasil belajar siswa pada materi bank di  kelas X SMA Negeri 3 Bireuen. Bertujuan untuk mengetahui perbandinganmodel pembelajaran think pair share dan konvensional terhadap hasil belajar siswa pada materi bank di kelas X SMA Negeri 3 Bireuen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatifsedangkan jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi-Experimental). Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 3 Bireuenyang berjumlah 6 kelas sebanyak 180 siswa. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas. Teknik pengumpulan data melalui pemberian tes soal. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah pengujian uji t. Hasil penelitian perhitungan uji t yaitu >, pada taraf signifikan 0,05 dengan derajad kebebasan dk = 20 + 23 – 2 = 41. Dari tabel distribusi t diperoleh nilai  adalah 1,68, jadi  lebih besar dari  yaitu 1,00 > 1,68 sehingga criteria pengujian Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti kemampuan siswa kelas  yang diajarkan dengan model pembelajaran TPS lebih baik dari pada siswa yang diajarkan dengan Konvensional khususnya pada mata pelajaran IPS terpadu.

 

Kata Kunci : Think Pair Share, konvensional, hasil belajar, materi bank

Referensi

Daftar Pustaka

Arikunto. S. 2000. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Aksara.

Aqib, Zainal. 2002.Profesionalisme Guru Dalam pembelajaran. Surabaya: Insan Cendekia.

Abdurrahman, Mulyono. 2003. Pendidikan Bagi Anak Berkemampuan Rendah. Rineka Cipta. Jakarta.

Arikunto, S. 2001. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Bumi Aksara. Rineka Cipta. Jakarta.

Departemen Pendidikan Nasional. 2007. Undang- Undang SISDIKNAS (Sistem Pendidikan Nasiona )UU RI No. 20 tahun 2003. Jakarta.

Hamalik, Oemar. 2002. Perencanaan Pengajaran Matematika Berdasarkan Pendekatan Sistem. Bumi Aksara. Jakarta.

Jannah, M. 2007. Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Tanjung Brebes Dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Realistik Education (RME) pada Sub Materi Pokok Bahasan Persegi Panjang dan Persegi Tahun Pelajaran 2006/2007. Unnes Semarang. Tidak diterbitkan

Lie, Anita. 2008. Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-Ruang Kelas. PT. Gramedia Widiasarana Indonesia. Jakarta

Nasution, Arif. 2008. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Bumi Aksara. Jakarta

Noer, Sri Hastuti. 2010. Evaluasi Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP. Jurnal Pendidikan MIPA. Jurusan P.MIPA. Unila

Nurhadi. 2004. Kurikulum 2004. (Pertanyaan dan Jawaban). Gramedia Widiasarana Indonesia. Jakarta.

Pramono, Sugeng. 2011. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Instruction Terhadap Kemampuan Penalaran dan Tingkat Kecemasan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika. (Suatu Penelitian Eksperimen terhadap Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lembang Tahun Ajaran 2009/2010. UPI. Tidak Diterbitakan

Pujiasih, Siti. 2011. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS ( Think Pairs Share) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Segitiga Pada Siswa Kelas VII B Semester 2 MTs Roudlotush Sholihin-Jemur-Kebumen. UPI Bandung . Tidak diterbitkan

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Bahasa. Jakarta

Sudjana. 2005. Metoda Statistika. Tarsito. Bandung

Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Admistrasi. Bandung: Alfabeta.

Tim Penyusun Universitas Lampung. 2010. Format Penulisan Karya Ilmiah. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Trianto. 2010. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Kencana. Jakarta

Uno, Hamzah B, dan Nurdin M. 2011. Belajar dengan pendekatan PAILKEM. PT Bumi Aksara. Jakarta

##submission.downloads##

Diterbitkan

2017-08-14