PEMBELAJARAN KOOPERATIF BUKAN PEMBELAJARAN KELOMPOK KONVENSIONAL

Penulis

  • Rahmi Wahyuni Prodi Pendidikan Biologi Universitas Almuslim

Abstrak

Berbicara tentang pendidikan maka jangkauan dan cakupannya akan sangat luas, terutama tentang pendidikan di sekolah yang masih banyak mengalami kendala. Jika dikaji kalimat tersebut, maka dapat dispesifikkan lagi sampai kepada pembelajaran kooperatif merupakan salah satu yang akan memberikan kontribusi positif bagi pencerdasan dan pencerahan kehidupan bangsa dan individu khususnya. Namun pada saat pelaksanaan sering terjadi kesalahan persepsi, saat pembelajaran menggunakan kelompok selalu diartikan sebagai pembelajaran kooperatif.Padahal tidak semua pembelajaran kelompok dapat diartikankan sebagai pembelajaran kooperatif.Maka penulis ingin mengkaji tentang pembelajaran kooperatif bukan pembelajaran kelompok konvensional.Tujuannya supaya dapat terlihat dengan jelas perbedaan dari pembelajaran kooperatif dan pembelajaran kelompok konvensional. Pembelajaran kooperatif punya lima karakteristik yang harus dipenuhi dan itu juga termasuk yang membedakan dengan pembelajaran kelompok konvensional.

 

Kata kunci: Pembelajaran, Model Kooperatif, dan Kelompok Konvensional

Referensi

Arends, Richard. 2008. Learning to Teach. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Isjoni. 2009. Pembelajaran Kooperatif Meningkatkan Kecerdasan Komunikasi Antar Peserta Didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Isjoni. 2011. Cooperative Learning Efektifitas Pembelajaran Kelompok. Bandung: Alfabeta

Johnson & Johnson. 2010. Colaborative Learning Strategi Pembelajaran untuk Sukses Bersama. Bandung: Nusa Media

Lie, Anita. 2002. Cooperative Learning. Jakarta: Grasindo

Saragih, Sehatta. 2008. Penggunaan Media OHV dalam Pembelajaran Kooperatif Topik Transformasi. Paradikma. 1: 68-76.

Slavin, R. E. 2005.Cooperative Learning Teori, Riset, dan Praktik. Bandung: Nusa Media

Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta: Kencana

##submission.downloads##

Diterbitkan

2016-06-08