UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS XI IPA. H SMA NEGERI 1 BIREUEN TAHUN AJARAN 2014/2015

Penulis

  • Ismawardi Ismawardi SMA Negeri 1 Bireuen

Abstrak

Hasil penelitian ini menyangkut dengan peningkatan kemampuan memahami gerak dasar lompat jauh gaya jongkok siswa kelas XI dengan menggunakan alat bantu pembelajaran yang berjudul “Upaya Peningkatan Kemampuan Gerak Dasar Lompat Jauh Gaya Jongkok Dengan Menggunakan Alat Bantu Pembelajaran Pada Siswa Kelas XI IPA-H SMA Negeri 1 Bireuen Tahun Ajaran 2014/2015.” Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan gerak dasar lompat jauh gaya jongkok dengan menggunakan alat bantu pembelajaran pada siswa kelas IX SMA Negeri 1 Bieuen Tahun Ajaran 2014/2015. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Adapun data yang dikumpulkan dalam penelitian ini melalui nilai siswa, observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Sumber data dalam penelitian adalah siswa kelas XI IPA. H SMA Negeri 1 Bireuen yang bejumlah 36 orang. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa siswa yang tidak mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) berjumlah 11 orang (30,55%) sedangkan siswa yang mencapai nilai kriteria ketuntasan berjumlah 25 orang (69,45%), ditinjau dari segi hasil observasi terhadap kegiatan guru yang dilakukan oleh pengamat I diperoleh persentase adalah 76,36% dan pengamat II diperoleh persentase adalah 72,72%. Hasil observasi terhadap kegiatan siswa yang dilakukan oleh pengamat I diperoleh persentase adalah 68,33% dan pengamat II diperoleh persentase adalah 70%. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh pengamat I dan II terhadap kegiatan guru dan siswa diperoleh persentase rata-rata adalah 71,85%. Hasil penelitian pada siklus II menunjukkan bahwa siswa yang tidak mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) berjumlah 4 orang (11,12%) sedangkan siswa yang mencapai nilai kriteria ketuntasan berjumlah 32 orang (88,88%), ditinjau dari segi aktifitas guru dan siswa yang dilakukan oleh pengamat persentase rata-rata adalah 82,68%. Dengan demikian pemanfaatan alat bantu pembelajaran dapat meningkatkan aktifitas belajar mengajar pembelajaran penguasaan konsep pada materi Gerak dasar lompat jauh gaya jongkok di kelas XI IPA. H SMA Negeri 1 Bireuen . Kata Kunci: Kemampuan Memahami Gerak dasar lompat jauh gaya jongkok, Menggunakan alat bantu pembelajaran.

Referensi

Depdiknas. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar & Menengah. Bekerjasama dengan

Direktorat Jenderal Olahraga.

Djumidar. 2001. Atletik. Semarang : Aneka Ilmu

H.J. Gino dkk. 1998. Belajar dan Pembelajaran II. Surakarta: UNS Press.

Hendrayana, Y. 2007. Pendidikan Jasmani dan Olahraga Adaptif. Indonesia University of Education

Jerver, J. 2009. Belajar dan Berlatih Atletik. Bandung: Pioner Jaya.

Kristiyanto, A. 2010. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Dalam Pendidikan Jasmani & Kepelatihan Olahraga. Surakarta: UNS Press.

Mulyaningsih, F. 2010. Pembelajaran pada Anak SMA. Yogyakarta : Erlangga

Munasifah. 2008. Atletik Cabang Lompat. Semarang: Aneka Ilmu

Riyanto, Y. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Semarang : Aneka Ilmu

Sanjaya, W. 2010. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Prenada Media Group.

Saputra, Y. M. 2001. Dasar-Dasar Keterampilan Atletik Pendekatan Bermain untuk Sekolah Menengah Atas (SMA). Jakarata:

Slameto. 2003. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : PT Remaja Rosda Karya.

Smith. K. M. 2009. Belajar dan Berlatih Atletik. Yogyakarta: Erlangga.

Sukidjo. 2003. Alat Peraga : Jakarta : Media Group.

Syarifuddin, A. 1992. Atletik. Jakarta: Depdikbud. Dirjendikti. Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan.

Wahjoedi. 1999. Pendekatan Pembelajaran. Jakarta : Dian Rakyat.

Diterbitkan

2015-10-30

Terbitan

Bagian

Artikel